Kisah Batu Belah Batu Bertangkup merupakan sebuah kisah lagenda yang terkenal buat masyarakat Melayu. Ia meceritakan tentang kisah sepasang suami isteri yang miskin, Si Kantan (suami) dan Si Tanjung (isteri) yang dipercayai menetap di Bukit Berapit, kira-kira sebatu dari Pangkalan Kapar, Klang. Mereka berdua menyara hidup dengan mengambil upah Bagaimanapun tiada keterangan dan bukti yang mengatakan Mak Timah mati ditelan batu belah batu bertangkup. Begitu juga dengan cerita yang mengatakan anak lelaki mereka yang bernama Pekan berlaga ayam dan berkahwin dengan anak sultan, juga boleh dipersoalkan kebenarannya. Cerita rakyat Batu Belah Batu Betangkup dapat ditemukan di beberapa wilayah yang ada di Indonesia. Cerita tersebut juga ditemukan di Malaysia dan Brunei. Cerita itu menarik untuk ditelaah karena di dalam cerita tersebut mengandung permasalahan gender. Penelitian ini bertujuan untuk Tujuan penelitian ini adalah Cerita Rakyat Batu Belah Batu Bertangkup. Sumber: Batu Belah Batu Bertangkup - Koleksi Cerita Melayu Klasik. Pada zaman dahulu kala, di sebuah dusun di Gayo, Aceh, hiduplah satu keluarga petani yang miskin. Mereka hanya memiliki satu petak kecil ladang yang tak bisa menghidupi mereka sepenuhnya. Batu Belah Batu Bertangkup. Once upon a time, there was a family with a mother, a 11-year old sister named. Melor and a three year old brother named Pekan. They were a very poor family in their. village. One day, the childrens mother caught a fish in a river and she was lucky. 2nXI.

foto batu belah batu bertangkup